Momen Aksi Emosional dan Lepas Kontrol Lionel Messi

Barcelona bentrok Manchester City di Etihad Stadium matchday 4 Liga Champions, Rabu (02/11) yang lalu. Pertandingan itu sendiri berkesudahan dengan skor 3-1 tuk kemenangan The Citizen. Hasil tersebut amat menarik sebab jarang ada tim Inggris mampu mengalahkan Barca. Tapi yang menarik lagi ialah munculnya insiden meledak emosi Lionel Messi di lorong stadion.

Ia sempat mendapatkan ucapan tidak mengenakkan dari seseorang pihak City (belakangan dikenal orang itu Mikel Arteta, asisten manager Josep Guardiola). Messi lalu membalasnya dengan menyebutnya tolol. Superstar Argentina itu pun sempat mencari pemakinya hingga ke ruang ganti The Citizen hingga akhirnya ditenangkan Sergio Aguero. Messi bukan sekali ini saja jadi emosional. Ia justru sempat berlaku kasar kepada lawannya yang menjadikannya lepas kontrol. Dibawah kami hadirkan momen aksi kala Messi emosional dan lepas kontrol.

Vs Jonathan Vila. Barcelona ditantang Celta Vigo di Camp Nou tahun 2012 lampau, tidak lama setelah putra Messi yaitu Thiago dilahirkan. Di laga tersebut La Pulga telah mengoleksi 10 gol dari 7 laga. Namun rupanya Messi sukar mencetak gol di laga tersebut. Pada akhirnya ia lalu merasa frustasi. Dan hal itu ia salurkan dengan cara buruk: memukul bek musuh Jonathan Vila.

Vs Duda. Pada tahun 2008, dunia mulai melihat Messi menjadi salah satu pemain top dalam dunia persepakbolaan. Pada bulan November Barcelona merumput melawan Malaga. Blaugrana menang telak 4-1. Akan tetapi ada satu insiden yang ketika itu menjadikan Messi dihujar media Spanyol. Ia ketahuan meludahi punggawa lawan Duda. La Pulga meludahinya sehabis keduanya sempat silih bertabrakan saat akan mengejar bola.

Vs Pendukung Valencia. Insiden satu ini masih melekat didalam memori kita. Barcelona melancong ke markas Valencia 22 Oktober 2016 lalu. Duel itu berakhir dramatis dengan agregat 2-3 tuk kemenangan tamu, Blugrana. Usai terciptanya gol ke-3 Barca, Messi cs menjalani selebrasi. Tapi lantaran provokasi Neymar, ada fans Valencia yang tidak suka dan akhirnya lempar botol minuman kosong. Lima pemain Blaugrana segera terjatuh sekejap akibat lemparan botol tersebut. Dan La Pulga pun tidak tinggal diam. Ia langsung memaki-maki semua fans tuan rumah: “dasar anak (maaf) pelacur.”

Vs Darijo Srna. Barcelona berjumpa dengan Shakhtar Donetsk di pentas UEFA Super Cup tahun 2009 lampau. Blaugrana sendiri dipaksa bermain hingga babak perpanjangan waktu. Dan di satu titik, Srna mengerjakan sapuan yang membikin Messi gagal mencetak gol. Mereka lantas bentrok dan Messi sempat terlihat menyeruduk kepalanya ke wajah Srna. Wasit itupun cuma memberi kartu kuning dari insiden itu kepada La Pulga.

Vs Mapou Yanga-Mbiwa. Yanga-Mbiwa ialah mantan anggota Newcastle. Bek asal Prancis itu sekarang bermain tuk Lyon – tapi bulan Agustus 2015, ia main tuk Roma vs Barcelona, ​​dalam laga pra-musim. Pada sebuah titik selama pertandingan, Mbiwa mengungkapkan sesuatu kepada Messi. Entah apa yang disebutnya, namun La Pulga pun kemudian murka dan mencengkeram kerongkongan pemain yang sekarang berusia 27 tahun itu. Ia pun sempat mencoba menanduk pemain yang posturnya sedikit besar darinya.

Keberuntungan Atau Kesialan? ‘Gol Tangan Tuhan’ Maradona?

Dalam beberapa tahun jangka waktu ini ataupun sekitar 30 tahun lalu, lebih tepatnya di tanggal 22 Juni 1986, seluruh penggemar sepakbola di dunia sudah dikejutkan oleh terbentuknya gol “tangan Tuhan” yang tercipta dari seorang pemain sepakbola legendaris yaitu Diego Maradona. Gol Maradona itu adalah salah satu gol yang dinilai sangat kontroversial sepanjang sejarah sepak bola di dunia.

Maradona

Waktu itu, Argentina yang berjumpa melawan Inggris di partai quarter final Piala Dunia 1986. Dua tim masing-masing memulai laga yang bisa dibilang begitu ketat pada babak pertama, yang harus berakhir dengan skor kacamata. Midfielder Inggris, Steve Hodge lagi berupaya memotong jalan arah bola. Akan tetapi ada blunder, tembakan dari Steve Hodge malah lebih mengarahkan si bundar berkulit itu ke dalam daerah kotak pinalti milik skuadnya saat itu.

Dan di menit ke-51 itu, gol yang dinilai sangat kontroversial didalam berjalannya sejarah sepakbola juga terlahir. Penjaga gawang timnas Inggris, Peter Shilton berduel dengan Maradona dan berlari untuk duel berusaha menangkap bola liar bobot tendangan rebound dari Hodge. Tidak sedikit orang dengan mudah menebak bila Peter Shilton tak mungkin menelan kesulitan disaaat meraih bola lambungan itu ketika duel di atas udara. Karena seperti yang sudah diketahui banyak pecinta bola, Peter Shilton punya tinggi badan hingga 185 cm, sedangkan Maradona cuma memiliki tinggi badan hingga 165 cm. Belum lagi, Shilton ditolong dengan jangkauan tangan sang kiper.

Namun, siapa sangka pada saat itu, Maradona yang memiliki tubuh lebih pendek justru bisa mencetak gol saat memenangi duel di atas udara tersebut. Mulanya, banyak pihak yang menduga mantan striker Napoli itu mencetak gol memakai kepala. Akan tetapi, setelah dilihat lagi didalam tayangan ulang yang direkam kamera dengan tingkat prbesarnya sangat maksimal, Maradona terlihat membuat gol memakai tangannya. Para pemain dari timnas Inggris pun segera melakukan protes kepada wasit, akan tetapi wasit tetap membuat sah dari buatan gol Maradona tersebut.

Pasca selesainya pertandingan, Maradona pula mengatakan pada wartawan: “Gol itu dicetak sedikit dengan memakai kepala saya dan sedikit dengan memakai ‘tangan Tuhan’,” begitu ujar Maradona. Gol yang dibuat oleh Diego Maradona tersebut kemudian menjadi lebih dikenal yang menjadi dengan panggilan gol ‘tangan Tuhan’. Namun, 4 menit berjalannya kemudian setelah gol tangan Tuhan tersebut tercipta, Maradona datang lagi mampu menautkan gol yang menjadikan golnya tersebut sebagai bahan omongan orang-orang. Ketika itu, Maradona telah mencetak gol sehabis menggiring bola lewat tengah lapangan dan hampir melewati semua para pemain Inggris, tidak terkecuali sang kiper.

Penampilan skill individu yang sangat luar biasa itu lantas menjadikan Maradona berhasil mendapat gelar sebutan “Goal of the Century” didalam pelaksanaan polling opini yang dilaksanakan oleh FIFA menjelang berlangsungnya Piala Dunia 2002. Argentina juga terus melangkah di kejuaraan Piala Dunia 1986, serta pada akhirnya timnas Argentina keluar menjadi juara setelah berhasil meraih keunggulan dari lawannya yaitu Jerman Barat di partai final dengan agregat yang tipis yaitu 3-2. Dapatkan info bola lainnya dari bandar judi bola online yang sangat peduli terhadap info bola di Indonesia ini.

Paket Wisata Aman, Traveling Sambil Dijaga Pasukan Khusus

Ancaman terorisme sampai kriminalitas sungguh membuat wisatawan resah. Namun tidak perlu takut, sekarang terdapat paket wisata special yang bisa menjamin security saat traveling. Didalam film aksi dan spionase Barat, salah seorang agen rahasia dicerminkan memiliki peralatan modern yang menjadikannya selalu bisa dideteksi oleh kawannya. Tapi Selain di film, terdapat paket aplikasi traveling yang dapat menjadikan kamu seperti agent rahasia.

Adalah Overwatch, aplikasi security buatan perusahaan DS-48 dari London yang mempromosikan paket pengawasan bagi pewisata yang sedang pergi, aplikasi itu dapat menavigasi keberadaan hingga mengirimkan armada khusus ke lokasi Anda ketika bahaya datang. Secara fungsi, aplikasi itu mampu mencari lokasi sang konsumen setiap 3 menit dalam radius 8 meter. Nah jika terdapat ancaman berbahaya seperti terorisme sampai bencana alam, team khusus yang standby akan segera memberitahu dan pergi ke lokasi untuk menjaga keselamatan sang pemilik aplikasi. Seperti di film-film.

“Dengan ancaman global yang makin tinggi, kita berusaha sedemikan rupa untuk keselamatan jiwa klien kami dengan cara rahasia dan diam-diam, menjaga ketenangan untuk mereka dan keluarga tersayang lewat team analisis intelijen dan manager krisis yang diketuai oleh bekas pasukan khusus dan pasukan intelijen,” ujar CEO DS-48, Charles Andrews seperti dikabarkan media Telegraph.

Jadi jelang bencana atau ancaman keamanan terwujud, tim pemantau yang terdiri dari bekas intelijen bakal memberitahu Anda menjelang bencana terjadi. Maka traveler mampu menjauhi area rawan sampai memperoleh pertolongan lebih dini.

Namun selain ancaman keamanan, wisatawan yang tiba-tiba mengalami kecelakaan sampai gangguan kesehatan pun bisa menggunakan aplikasi itu untuk memohon bantuan. Kerennya lagi, aplikasi itu bekerja 24/7 dan mampu dikunjungi di 88 negara.

Metodenya pun gampang, Kalian cukup membuka smartphone dan mengakses info atau memohon bantuan dengan cara langsung melalui aplikasi Overwatch. Sangat simpel, semacam ngobrol di sosmed.

Akan tetapi jika Anda cuma ingin berwisata tanpa dilacak eksistensinya oleh tim khusus, boleh mengakses mode privacy untuk sementara waktu. Namun namanya aplikasi, pihak team khusus jelas tak bisa menavigasi Anda ketika baterai ponsel habis ataupun dalam posisi mati.

Tetapi walau terdengar luar biasa aman, seorang bekas pasukan sekaligus penulis buku-buku traveling, Lloyd Figgins, meragukan keahlian aplikasi tersebut. Tidak cuma mengapresiasi, Lloyd pun mengatakan jika terdapat keterbatasan dari aplikasi itu sendiri.

“Bagaimana pun juga, realita melepas tim yang bereaksi langung saat seseorang didalam bahaya merupakan sangat kompleks. Saat tindakan kriminal terjadi dalam bentuk penyerangan sampai penculikan, penjahat profesional jelas paham kalau mereka dapat dilacak,” terang Lloyd.

Tetapi jika Anda adalah wisatawan yang kerap terasa insecure ketika traveling, barangkali bisa jadi member dengan menggunakan paketnya di aplikasi Overwatch. Biaya langganannya sekitar dari 65 Poundsterling atau Rp 1,1 juta perbulan dengan masa kerja kira-kira setahun.