Keberuntungan Atau Kesialan? ‘Gol Tangan Tuhan’ Maradona?

Dalam beberapa tahun jangka waktu ini ataupun sekitar 30 tahun lalu, lebih tepatnya di tanggal 22 Juni 1986, seluruh penggemar sepakbola di dunia sudah dikejutkan oleh terbentuknya gol “tangan Tuhan” yang tercipta dari seorang pemain sepakbola legendaris yaitu Diego Maradona. Gol Maradona itu adalah salah satu gol yang dinilai sangat kontroversial sepanjang sejarah sepak bola di dunia.

Maradona

Waktu itu, Argentina yang berjumpa melawan Inggris di partai quarter final Piala Dunia 1986. Dua tim masing-masing memulai laga yang bisa dibilang begitu ketat pada babak pertama, yang harus berakhir dengan skor kacamata. Midfielder Inggris, Steve Hodge lagi berupaya memotong jalan arah bola. Akan tetapi ada blunder, tembakan dari Steve Hodge malah lebih mengarahkan si bundar berkulit itu ke dalam daerah kotak pinalti milik skuadnya saat itu.

Dan di menit ke-51 itu, gol yang dinilai sangat kontroversial didalam berjalannya sejarah sepakbola juga terlahir. Penjaga gawang timnas Inggris, Peter Shilton berduel dengan Maradona dan berlari untuk duel berusaha menangkap bola liar bobot tendangan rebound dari Hodge. Tidak sedikit orang dengan mudah menebak bila Peter Shilton tak mungkin menelan kesulitan disaaat meraih bola lambungan itu ketika duel di atas udara. Karena seperti yang sudah diketahui banyak pecinta bola, Peter Shilton punya tinggi badan hingga 185 cm, sedangkan Maradona cuma memiliki tinggi badan hingga 165 cm. Belum lagi, Shilton ditolong dengan jangkauan tangan sang kiper.

Namun, siapa sangka pada saat itu, Maradona yang memiliki tubuh lebih pendek justru bisa mencetak gol saat memenangi duel di atas udara tersebut. Mulanya, banyak pihak yang menduga mantan striker Napoli itu mencetak gol memakai kepala. Akan tetapi, setelah dilihat lagi didalam tayangan ulang yang direkam kamera dengan tingkat prbesarnya sangat maksimal, Maradona terlihat membuat gol memakai tangannya. Para pemain dari timnas Inggris pun segera melakukan protes kepada wasit, akan tetapi wasit tetap membuat sah dari buatan gol Maradona tersebut.

Pasca selesainya pertandingan, Maradona pula mengatakan pada wartawan: “Gol itu dicetak sedikit dengan memakai kepala saya dan sedikit dengan memakai ‘tangan Tuhan’,” begitu ujar Maradona. Gol yang dibuat oleh Diego Maradona tersebut kemudian menjadi lebih dikenal yang menjadi dengan panggilan gol ‘tangan Tuhan’. Namun, 4 menit berjalannya kemudian setelah gol tangan Tuhan tersebut tercipta, Maradona datang lagi mampu menautkan gol yang menjadikan golnya tersebut sebagai bahan omongan orang-orang. Ketika itu, Maradona telah mencetak gol sehabis menggiring bola lewat tengah lapangan dan hampir melewati semua para pemain Inggris, tidak terkecuali sang kiper.

Penampilan skill individu yang sangat luar biasa itu lantas menjadikan Maradona berhasil mendapat gelar sebutan “Goal of the Century” didalam pelaksanaan polling opini yang dilaksanakan oleh FIFA menjelang berlangsungnya Piala Dunia 2002. Argentina juga terus melangkah di kejuaraan Piala Dunia 1986, serta pada akhirnya timnas Argentina keluar menjadi juara setelah berhasil meraih keunggulan dari lawannya yaitu Jerman Barat di partai final dengan agregat yang tipis yaitu 3-2. Dapatkan info bola lainnya dari bandar judi bola online yang sangat peduli terhadap info bola di Indonesia ini.

2 thoughts on “Keberuntungan Atau Kesialan? ‘Gol Tangan Tuhan’ Maradona?”

Leave a Reply

Your email address will not be published.