Tite Ungkap Rahasia Kesuksesan Redam Messi

Adenor Leonardo Bacchi alias Tite mengatakan Lionel Messi adalah bintang yang pantas menerima perhatian spesial. Dia jua mengatakan rahasia kesuksesan meredam superstar Barcelona ini di laga Brasil melawan Argentina.

Laga Brasil melawan Argentina usai dengan score 2-0 untuk kemenangan tuan rumah Copa America 2019. Ke 2 gol kemenangan sendiri-sendiri dicetak Gabriel Jesus di menit ke-19 dan Roberto Firmino (71′).

Kemenangan vs Argentina jelas tak lepas dari goal pembuka yang dibukukan Gabriel Jesus. Striker Manchester City ini dapat menyarangkan goal usai menerima assist matang dari Roberto Firmino.

Selanjutnya, kejayaan pemain Tite menjinakkan Lionel Messi jua artinya besar di pertandingan ini. Ya, dalam laga ini Messi mendapatkan kesusahan ekstra untuk bisa membongkar barisan defensif Kesebelasan Samba.

“Messi merupakan alien, bintang yang benar-benar fantastis. Bintang sepertinya pantas memperoleh perhatian spesial. Jadi individu, Kamu tak dapat menghentikannya. Supaya dapat meredamnya, kami perlu merubah struktur kesebelasan, ” tutur Tite sebagaimana dilansir Football5star. com dari Globo usai pertandingan Brasil melawan Argentina.

“Alasan inilah yang membikin kami memainkan Roberto Firmino cukup menuju belakang. Agar menutup ruang di sektor sentral kami, hingga ruang geraknya makin terbatas dan kami dapat memaksimalkan kecepatan kami, ” jelasnya.

Hasil di Stadion Governador Magalhaes Pinto ini membikin Brasil memastikan melaju menuju laga pamungkas. Dalam laga pucuk, Kesebelasan Samba tengah butuh menanti kandidat rival antara Cile ataupun Peru.

Tak Ada Messi dan Ronaldo, Ini Top Skor Sementara di Liga Elit Eropa

Kesampingkan sejenak Lionel Messi serta Cristiano Ronaldo. Lis pencetak gol terbanyak pada liga-liga elit Eropa kampanye musim ini justru diisi bintang kejutan pada luar ke 2 superstar itu.

Messi serta Ronaldo menjalani start yang bisa dikatakan lamban tentang kegarangan bagi tim sendiri-sendiri pertama kampanye musim ini. La Pulga baru membuat enam goal guna Barcelona, sementara Ronaldo hanya empat goal pada tim Juventus.

Lis pencetak gol terbanyak yang biasa dipuncaki Messi pada Liga Spanyol guna sedangkan dikuasai striker Girona, Cristhian Stuani. Ujung tombak jangkung yang memiliki catatan tidak keren pada tim nasional Uruguay ini jadi bintang tersubur bersama delapan goal.

Adapun kegarangan Ronaldo pada Liga Italia tetaplah dibawah harapan serta nominal biaya transfer pemain pada selangit. Baru bikin empat goal di dalam delapan minggu pertama, CR7 tertutupi kilau Krzysztof Piatek, ujung tombak debutan Genoa yang tidak berhenti membobol gawang rival semenjak performa perdana!

Piatek mencetak sembilan goal di dalam tujuh performa berturut-turut, yang jadi catatan turnamen semenjak 1994-1995. Ronaldo malahan tengah menerima kekalahan garang melalui 3 bintang lainnya pada atasnya di lis pencetak gol terbanyak.

Pindah menuju Liga Inggris, 2 bintang tersubur musim kemarin, Mohamed Salah serta Harry Kane, tidak terlihat menjulang pada pucuk lis raja goal. Tempat ini sekarang ditempati sementara dengan Eden Hazard bersama tujuh goal bagi Chelsea.

Walau tak aneh menyusul Hazard memiliki kualitas di atas rata-rata, keberadaannya menjadi bintang tertajam pantas disorot.

Hal tersebut karena raihan tujuh goal punya Hazard sekarang telah melebihi separuh melalui catatannya selama musim kemarin (12).

Anomali ketiadaan striker pemain menjadi kapten lis top skorer pun merambah Liga Jerman kampanye musim itu.

Kamu tidak bakal mendapatkan Robert Lewandowski pada jajaran tertinggi sebab striker Bayern Muenchen ini anyar bikin tiga goal di dalam tujuh weekend pertama. Dengan cara luar biasa, Paco Alcacer memuncaki peringkat bersama raihan enam goal.

Hal itu di atas rata-rata sebab bintang dipinjamkan Borussia Dortmund melalui Barcelona ini meraihnya hanya via 3 pertandingan bersama 81 menit main!

1 pengecualian yang pas prediksi lazim kemungkinan berlangsung pada Liga Prancis.
Pamor bintang tersubur Ligue satu sampai weekend ke 9 jadi punya tandem striker supermahal Paris Saint-Germain, Neymar Jr. serta Kylian Mbappe.

Neymar serta Mbappe sama-sama mencetak delapan goal, sementara kawan keduanya, Edinson Cavani, anyar lima goal.

Momen Aksi Emosional dan Lepas Kontrol Lionel Messi

Barcelona bentrok Manchester City di Etihad Stadium matchday 4 Liga Champions, Rabu (02/11) yang lalu. Pertandingan itu sendiri berkesudahan dengan skor 3-1 tuk kemenangan The Citizen. Hasil tersebut amat menarik sebab jarang ada tim Inggris mampu mengalahkan Barca. Tapi yang menarik lagi ialah munculnya insiden meledak emosi Lionel Messi di lorong stadion.

Ia sempat mendapatkan ucapan tidak mengenakkan dari seseorang pihak City (belakangan dikenal orang itu Mikel Arteta, asisten manager Josep Guardiola). Messi lalu membalasnya dengan menyebutnya tolol. Superstar Argentina itu pun sempat mencari pemakinya hingga ke ruang ganti The Citizen hingga akhirnya ditenangkan Sergio Aguero. Messi bukan sekali ini saja jadi emosional. Ia justru sempat berlaku kasar kepada lawannya yang menjadikannya lepas kontrol. Dibawah kami hadirkan momen aksi kala Messi emosional dan lepas kontrol.

Vs Jonathan Vila. Barcelona ditantang Celta Vigo di Camp Nou tahun 2012 lampau, tidak lama setelah putra Messi yaitu Thiago dilahirkan. Di laga tersebut La Pulga telah mengoleksi 10 gol dari 7 laga. Namun rupanya Messi sukar mencetak gol di laga tersebut. Pada akhirnya ia lalu merasa frustasi. Dan hal itu ia salurkan dengan cara buruk: memukul bek musuh Jonathan Vila.

Vs Duda. Pada tahun 2008, dunia mulai melihat Messi menjadi salah satu pemain top dalam dunia persepakbolaan. Pada bulan November Barcelona merumput melawan Malaga. Blaugrana menang telak 4-1. Akan tetapi ada satu insiden yang ketika itu menjadikan Messi dihujar media Spanyol. Ia ketahuan meludahi punggawa lawan Duda. La Pulga meludahinya sehabis keduanya sempat silih bertabrakan saat akan mengejar bola.

Vs Pendukung Valencia. Insiden satu ini masih melekat didalam memori kita. Barcelona melancong ke markas Valencia 22 Oktober 2016 lalu. Duel itu berakhir dramatis dengan agregat 2-3 tuk kemenangan tamu, Blugrana. Usai terciptanya gol ke-3 Barca, Messi cs menjalani selebrasi. Tapi lantaran provokasi Neymar, ada fans Valencia yang tidak suka dan akhirnya lempar botol minuman kosong. Lima pemain Blaugrana segera terjatuh sekejap akibat lemparan botol tersebut. Dan La Pulga pun tidak tinggal diam. Ia langsung memaki-maki semua fans tuan rumah: “dasar anak (maaf) pelacur.”

Vs Darijo Srna. Barcelona berjumpa dengan Shakhtar Donetsk di pentas UEFA Super Cup tahun 2009 lampau. Blaugrana sendiri dipaksa bermain hingga babak perpanjangan waktu. Dan di satu titik, Srna mengerjakan sapuan yang membikin Messi gagal mencetak gol. Mereka lantas bentrok dan Messi sempat terlihat menyeruduk kepalanya ke wajah Srna. Wasit itupun cuma memberi kartu kuning dari insiden itu kepada La Pulga.

Vs Mapou Yanga-Mbiwa. Yanga-Mbiwa ialah mantan anggota Newcastle. Bek asal Prancis itu sekarang bermain tuk Lyon – tapi bulan Agustus 2015, ia main tuk Roma vs Barcelona, ​​dalam laga pra-musim. Pada sebuah titik selama pertandingan, Mbiwa mengungkapkan sesuatu kepada Messi. Entah apa yang disebutnya, namun La Pulga pun kemudian murka dan mencengkeram kerongkongan pemain yang sekarang berusia 27 tahun itu. Ia pun sempat mencoba menanduk pemain yang posturnya sedikit besar darinya.